4+ Nama Rumah Adat Jakarta, Filosofi dan Penjelasannya!

Jakarta adalah ibukota di indonesia, Kota Besar ini identik dengan bangunan tinggi dengan arsitek modern. Namun, di beberapa tempat, Bila kita tengok masih bisa menemukan bangunan tradisional yaitu rumah adat jakarta, Secara umum, rumah adat di Jakarta adalah rumah adat Betawi yang merupakan suku asli sudah lama tinggal di DKI Jakarta.

Meski jumlahnya makin dikitt, rumah tradisional Jakarta masih bisa dilihat di beberapa daerah. contonya ada di Desa Adat Betawi Setu Babakan, ataupun di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, TMII -Taman Mini Indonesia Indah

Di Anjungan DKI Jakarta, TMII mewakili rumah tradisional Betawi Jakarta yang disebut Rumah Kebaya, sedangkan di Setu Babakan, hampir semua jenis rumah tradisional Betawi tersedia.

Sejarah Awal Perihal Rumah Adat Jakarta – Betawi

sejarah rumah adat betawi
foto : pinterest.com

Tidak hanya Rumah Kebaya ataupun Rumah Bapang, terdapat Rumah Joglo, Rumah Bangunan serta Rumah Panggung. Asal usul Rumah Adat Betawi Saat sebelum mangulas asal usul rumah adat Betawi, terdapat bagusnya menguasai asal usul kehadiran warga Betawi.

Perihal ini sebab berhubungan akrab dengan asal ide rumah Betawi. Betawi sendiri berawal dari tutur Batavia yang ialah sebutan ataupun julukan Jakarta kuno

Betawi sendiri merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Indonesia, dan keberadaannya baru muncul setelah sensus kolonial Belanda pada tahun 1930.

Kelompok Betawi sendiri diartikan sebagai orang-orang yang berdomisili atau berdomisili di Jakarta. Asal usul suku Betawi sebenarnya merupakan gabungan dari suku Jawa, Sunda, Bali, Makassar dan suku-suku lainnya di seluruh Indonesia yang diperkenalkan oleh pemerintah Belanda.

Hasil pernikahan kombinasi dampingi kaum yang bermukim di Jakarta kesimpulannya jadi cikal akan warga Betawi. Rumah adat Betawi sendiri ialah kombinasi adat warga yang sempat bermukim di area Jakarta. Akibat itu berawal dari adat lokal serta global. Pengaruh budaya lokal itu sendiri meliputi budaya Jawa dan Sunda.

Dampak ini nampak pada wujud rumah khas Betawi yang mendekati dengan rumah Joglo di Jawa serta rumah panggung di Sunda. Tidak hanya itu, pada riasan yang menjadikan rumah, semacam dekor pada pintu serta jendela, Kamu bisa memandang dampak universal semacam Tiongkok, Eropa, serta Arab.

Gagasan teras rumah adat Betawi

fungsi dan karekter rumah adat betawi
foto : pinterst.com

Rumah adat Betawi sendiri mempunyai karakteristik khas. Ciri rumah dapat diamati dari teras rumah yang besar.  Teras adalah tempat yang baik untuk menjamu tamu dan keluarga mereka.

Berlainan dengan rumah modern di mana ruang keluarga umumnya terletak di dalam rumah, pada rumah tua Betawi, dek outdoor jadi tempat main favorite keluarga. Di teras ada bangku bale jerami yang dibuat dari rotan, bambu ataupun jati yang diucap amben.

Lantai teras disebut gejogan, yang melambangkan rasa hormat kepada tamu.

Untuk warga Betawi, gejongan ini dikira bertuah ataupun sakral sebab berkaitan langsung dengan tangga masuk yang dituturkan balaksuji, yang menyatukan rumah dengan zona luar. dipandang dari posisi serta dimensi terasnya, rumah 700 crore di betwi ini dapat dijadikan bentuk rumah Betawi dengan besar tanah yang besar.

Ada makna filosofis di balik teras besar rumah adat Betawi. Teras atau pendopo rumah adat Betawi dilambangkan wujud keterbukaan pemilik rumah, menyambut pendatang dan tamu ke dalam rumah.

Selain itu, orang orang Betawi juga dikenal dengan pluralismenya saling mengerti perbedaan suku dan agama, yang tidak bikin kaget, karena asal usul orang Betawi berasal dari suku bangsa percampuran di Indonesia.

Selain itu, pagar yang mengelilingi rumah adat Betawi juga memiliki filosofi lain. Pagar rumah adat Betawi merupakan pembatas untuk menghentikan hal-hal negatif di luar rumah, agar tidak masuk ke dalam rumah. Betawi juga menggali kuburan di depan dan di samping rumah mereka.peristirahatan terakhir di sisi rumah ialah salah satu adat- istiadat kuno warga Betawi.

Baca juga 14+ Ide Warna Cat Kamar Tidur yang Sejuk, Di Kamar Sempit !

4+ Nama Nama Rumah Adat Khas Betawi

Kaum Betawi Rumah adat Betawi di Jakarta terdiri dari 4 jenis, ialah Rumah Kebaya, Rumah Gadang, Rumah Joglo serta Rumah Gudang.

Ada yang memiliki bangunan asli Betawi, ada pula yang memiliki pengaruh dari luar. Berbagai jenis rumah adat Jakarta. Untuk memahami keunikan masing-masing rumah adat di Jakarta, simak ulasan berikut ini!

1. Rumah Kebaya

model rumah adat betawai disebut rumah kebaya
foto : pinterest.com

Salah satu rumah adat Betawi Jakarta yang mempunyai karakteristik khas yang lumayan istimewa merupakan Rumah Kebaya ataupun diucap pula Rumah Bapang. Panorama alam rumah ini dapat ditilik di rumah keluarga Doel dalam sinetron Sang Doel Anak Sekolah drama yang diperankan oleh almarhumah Rano Karno.

Benjamin Sueb, Agatha Cornelia dan Maudy Kusnaedi Disebut Casa Kebaya karena memiliki atap yang menyerupai sadel lipat. Dari samping, lipatannya terlihat seperti kebaya, pakaian tradisional Betawi yang masih sering dipakai hingga saat ini.

Keistimewaan lain dari rumah adat ini adalah memiliki teras yang luas. Zona teras ini mengadopsi rancangan semi terbuka serta ialah tempat buat menyajikan tamu

Selain itu, pemilik rumah memiliki tempat untuk bersantai di dalam kotak, dan lantai rumah kebaya biasanya lebih tinggi dari tanah.

Ada tangga di pintu masuk teras, sekitar tiga anak tangga, biasanya rumah kebaya dibangun di atas teras besar, kemudian bagian luarnya dipagari.

Bangunannya terbuat dari ukiran kayu dengan ciri khas Betawi, dindingnya berupa panel-panel yang bisa dibuka dan digeser ke tepinya, sehingga memberikan kesan kelapangan. Selain teras, rumah ini juga memiliki ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dan dapur.

2. Rumah Gudang

gambar rumah gudang betawi
foto : pinterest.com

Dulu, orang Betawi biasa menggali sumur di bagian depan dan samping sebagai kuburan. Rumah Gudang bisa ditebak dari namanya saja.Rumah asalBetawi di Jakarta ini dibangun diatas atas membentang persegi panjang, baik dari depan hingga belakang luasan memangjang

Atapnya berbentuk pelana dan strukturnya adalah kerangka kuda. Selain itu, atap rumah Betawi ala gudang mempunyai khas perisai ditaruh dgn jurai, serta atap agak kecil untuk tampilan depan.

Logo ini juga terletak di lisplang yang terbuat dari papan kayu berukir dengan hiasan segitiga bergaris, yang sangat khas Betawi.

Bagian tengah berfungsi ruang tamu didalamnya ada Dapur, R. Makan, K. Tidur dan kamar mandi. Setiap Ruangan hanya disekat memakai kayu tertutup.

Dinding depan rumah ini bisa dicopot, yang berguna jika pemiliknya membutuhkan ruangan yang luas untuk hajatan atau hajatan lainnya.

3. Rumah Joglo Betawi

rumah joglo betawi tampak depan
foto : pinterest.com

Dari luar, rumah bangunan mempunyai sebagian jendela jendela serta dek terbuka yang dikelilingi oleh pagar. 3. Semacam namanya, rumah ini banyak dipengaruhi oleh arsitektur rumah tradisional Jawa, alhasil nampak semacam rumah Joglo di Jawa Tengah serta Yogyakarta.

Walaupun terdapat kecocokan, dari bidang bentuk serta konsep, rumah joglo Betawi amat berlainan dengan rumah joglo Jawa. Rumah joglo Betawi dibentuk dengan bentuk kisi- kisi tanpa kisi pagu guna memisah ruang dalam.

Di rumah joglo Betawi, ruangan atau pembagian ruangan dalam rumah tidak ditentukan oleh tiang penyangga atau yang disebut Soko Guru di rumah joglo di Jawa Tengah, juga bukan dinding bagian dalam yang ditenun dari bambu.

Rumah joglo Betawi umumnya dibentuk oleh figur warga maupun kepala dusun, tadinya dituturkan bebongkot, jadi rumah ini diucap rumah bebongkot. Mereka kerap memakainya buat menampung warga pada waktu- waktu khusus, semacam kegiatan dusun ataupun Idul Fitri.

Di depan rumah, bangunan berupa bidang 4 tanpa bilik yang diucap blandongan kadang ditambahkan buat menampung lebih banyak orang.

Untuk Area Depan, Terdapat bangunan  segi empat tanpa pembatas dinding atau blandongan, kadang kala penambahan ini berguna daya tampung lebih banyak penghuni

4. Rumah Panggung

bentuk rumah panggung khas betawi
foto : pinterest

Rumah Panggung Pernah dengar cerita Si Pitung’Robin Hood’ Betawi? Rumah adat Jakarta ini merupakan model rumah tempat tinggal Si Pitung.

Bentuknya seperti bangunan panggung Bugis di Sulawesi Selatan. Seperti namanya, bangunan panggung berbentuk panggung, dengan parit tinggi, dan lantai tidak menempel ke tanah.

Mesi bagian Atap brupa Babang, Georglo, dll, rumah-rumah jenis ini biasanya dibangun oleh masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk melindungi diri dari pasang dan banjir.

Di bagian depan terdapat tangga dan uniknya disamping terdapat tempat khusus yaitu Balaksuji, secara mitos bisa menghalu / tolak bala. Seblum memasuki rumah tentunya wajib mensucikan diri.

Tempat singgih Betawi berbentuk L dan memiliki desain yang sederhana. bahan utamanya kayu dengan ukuran relatif besar terpasang dalam tanah. Meski berbentuk seperti panggung, namun berbeda dengan rumah tradisional Betawi lainnya di atas tanah, rumah ini memiliki gaya khas Betawi. Gaya dengan ukiran dan pola geometris, seperti berlian, titik, setengah lingkaran, dan pola periodik atau bunga matahari.

Selain untuk mempercantik rumah, tema juga digunakan sebagai penghawaan rumah, seperti berbagai rumah adat khas Betawi Jakarta beserta ciri dan keunikannya masing-masing.

Menarik banget kan ? Meski setiap rumah adat Betawi memiliki bentuk dan ciri yang berlainan, namun memiliki kemiripan satu dengan yang lainnya. Setiap rumah memiliki ruang sosial, baik di luar maupun di dalam, karena orang Betawi punya hobby bersosialisasi.

Sangat Menarik bukan .. tentunya bagi pembaca bisa lebih mengetahui khasanah budaya di jakarta yang beragam, tidak hanya rumah adat, ada punya tentang khas makanan dari betawi yg lain kali akan kita tulis artikelnya . Semoga artikel tentang rumah adat jakarta ini bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa yaa… jasa kontraktor jogja bisa anda peroleh di website bikinrumah.co.id pada halaman depan. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 Jasa Kontraktor Jogja | Design Rumah - Konstruksi - Gedung Bertingkat