10 Inspirasi Ide Desain Apartemen Minimalis dari Arsitektur Dunia

Mari kita coba mencari ide untuk desain apartemen Anda nanti (interior). Khususnya bagi Anda yang hanya memiliki apartemen kecil.

Itu bukan masalah, karena di tangan arsitek, ukuran bukanlah alasan ruangan Anda terus terasa biasa-biasa saja.

Selagi urusan desain berada di tangan yang tepat, ukuran apartemen yang kecil tetap bisa dibuat tampak mewah lewat uluran tangan arsitek.

Design Apartemen Minimalis Modern, Simple dan Mewah

1. Tiny Apartemen oleh A Little Design

Design Tiny Apartemen oleh A Little Design
Design Tiny Apartemen oleh A Little Design. Foto Archdaily

A Little Design telah mengubah bekas studio piano di Taipei, Taiwan menjadi apartemen kecil dengan furnitur built-in yang hemat ruang.

Dulunya tempat ini adalah studio piano, jadi maklum bila ukurannya tidak begitu besar. Kira-kira hanya berukuran 17,6 meter persegi dan memiliki ketinggian langit-langit 3,4 meter saja.

Melalui kecerdasannya, ruang sempit ini tetap bisa diubah menjadi hunian nyaman dengan desain yang luar biasa nyaman untuk ditinggali.

2. Apartemen Studio LifeEdited oleh Graham Hill

design Apartemen Studio LifeEdited oleh Graham Hill
design Apartemen Studio LifeEdited oleh Graham Hill. Foto Pinterest.com

Lokasinya berada di New York, luas apartemennya berukuran 40 m2, luas tersebut mampu memuat 6 ruangan. Apartemen ini memuat konsep One Size Fits All dengan interior yang mudah dipindah-pindahkan.

Ranjang, lemari, meja, bisa digeser-geser sedemikian rupa. Penataannya bisa sesuai selera tapi tetap tidak meninggalkan kesan berantakan.

Material utama desain interior ini adalah kayu dan papan, jadi kesan klasik sangat begitu terasa di hunian yang menggunakan desain seperti ini.

3. Flat 35 Meter Persegi oleh Studio Bazi

design Flat 35 Meter Persegi oleh Studio Bazi
design Flat 35 Meter Persegi oleh Studio Bazi. Foto Archdaily

Dengan luas ruangan 35 m2, Anda bisa menggunakan desain buatan Studio Bazi. Pada desain apartemen ini, mereka menampilkan ruang terbuka yang nyaman dan areanya cukup terkena sinar matahari.

Banyak area lega yang membuat arah pandang tidak terasa sumpek kendati luas apartmeen hanya 35 m2 saja.

Desain ini memakai tirai sebagai pemisah ruang, contohnya dipakai memisahkan ruang tidur, dapur dan area ruang tamu.

Untuk area ruang tamu dan makan, kalian bisa menggerakkan meja dan kursinya secara fleksibel untuk memperluas ruangan Anda.

4. Apartemen Versailles oleh Catseye Bay

Apartemen Versailles oleh Catseye Bay
Apartemen Versailles oleh Catseye Bay. Foto Homeworlddesign.com

Ia dilengkapi dengan furniture multifungsi dari perusahaan Catseye Bay asal Sydney. Furniture multifungsi yang dipakai adalah lemari.

Lemari tersebut bisa diubah menjadi walpapaper dinding, sekat tempat tidur, rak buku dan juga tentunya sebagai lemari pakaian.

Apartemen ini hanya seluas 36 m2, dulu dia hanya terdiri dari 3 ruangan saja (kamar tidur, kamar mandi dan dapur).

Tapi setelah direnovasi menggunakan desain ini, mereka bisa menambah 2 ruangan lagi. Total ada 5 ruangan dalam apartemen seluas 36 m2 (kamar mandi, kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan ruang tamu).

Baca juga Ingin Buat Kolam Renang? Ketahui 6 Hal Penting Tentang Kontraktor Kolam Renang

5. Urban Loft oleh Bureau Fraai

Urban Loft oleh Bureau Fraai
Urban Loft oleh Bureau Fraai. Foto pinterest.com

Penerapan desain minimalis yang cocok untuk ruangan sempit ini berhasil mengubah sebuah loteng kecil menjadi hunian nyaman dan sedikit mewah.

Biro Fraai (perusahaan desain dari Amsterdam) melakukan renovasi dengan membuang semua pintu, dinding dan kamar-kamar kecil.

Mereka fokus pada volume ruangan saja. Dengan begitu kesannya terasa lebih luas, serta mereka menambah ruang-ruang yang wajib sekat seperti kamar mandi, toilet dan tempat tidur.

Untuk ruangan lain (yang tidak ada sekatnya), bisa digunakan apa saja, boleh untuk memasak, bersantai, makan atau program lainnya.

6. Apartemen Studio di Madrid oleh MYCC

Apartemen Studio di Madrid oleh MYCC
Apartemen Studio di Madrid oleh MYCC. Foto pinterest.com

Luasnya hanya 20 m2, lebih cocok dipakai sebagai gudang. Tapi siapa sangka di tangan MYCC, apartemen sempit ini bisa diubah menjadi hunian yang nyaman.

Agar tampak luas, apartemen ini menggunakan tangga vertikal sebagai penghubung ruangan satu dan yang lainnya.

Sehingga hasil akhirnya, apartemen studio tersebut mampu memuat ruangan-ruangan seperti kamar tidur, tempat kerja, kamar mandi, dapur, hingga ruangan untuk bersantai.

7. Attic on the Harbor oleh Gosplan

Ruangan yang digunakan dulunya adalah loteng dari gedung pelabuhan nelayan yang sangat tua. Setelah direnovasi, ternyata mampu memuat 2 kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur dan sebuah studio.

Agar tetap terasa luas, desain ini memiliki cara kerja, dimana perabotan yang habis digunakan, bisa langsung ditutup agar nanti tidak mempersempit ruangan yang sudah sempit itu.

Setidaknya, masih ada ruangan bernapas yang bebas bila arsiteknya memakai teknik seperti itu.

8. Apartemen Moabit oleh Spamroom dan John Paul Coss

Apartemen Moabit oleh Spamroom dan John Paul Coss
Apartemen Moabit oleh Spamroom dan John Paul Coss. Foto pinterest.com

Luas apartemen ini hanya sekitar 21 m2 saja. Cukup sulit membuat ruangan dengan kamar sesempit ini, akan tetapi arsitek yang bekerja dalam proyek ini tidak kehabisan ide.

Dia memanfaatkan ukuran plafon yang tinggi sebagai tambahan ruangannya nanti.

Menggunakan tangga besi, penghuni bisa mengakses kamar tidur yang berada di lantai atas. Sementara kamar bagian bawah, bisa dipakai untuk membuat ruangan lain.

Agar makin bisa dihuni banyak ruang, solusi lain selain memanfaatkan plafon yang tinggi adalah dengan memakai furniture multifungsi.

9. Carmel Place oleh nARCHITECTS

Carmel Place oleh nARCHITECTS
Carmel Place oleh nARCHITECTS. Foto pinterest.com

Carmel Place menghadirkan standar baru kehidupan mungil dengan 55 apartemen loteng yang disewakan. Luasnya bervariasi, darimulai 260-360sf net, dan dilengkapi fasilitas yang digunakan bersama-sama yang cukup lengkap.

Carmel Place sendiri merupakan proposal yang memenangkan penghargaan di NYC adAPT.

adAPT NYC adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan sebagai bagian dari Rencana Pasar Perumahan Baru dari pemerintahan Walikota Bloomberg untuk mengatasi populasi keluarga kecil yang tumbuh di kota ini yang kekurangan tempat tinggal.

Meski kecil, tapi ruangannya sangat nyaman. Ini dikarenakan arsitekturnya yang hebat.

10. Apartemen Mikro oleh Szymon Hanzschar

Apartemen Mikro oleh Szymon Hanzschar
Apartemen Mikro oleh Szymon Hanzschar. foto pinterest.com

20 m2 mungkin sudah sangat kecil bagi Anda. Tapi bagaimana jika kamar dengan luas 13 m2 saja. Apakah tetap layak menjadi hunian manusia? Selagi ditinggali sendiri pun bukan masalah.

Meski sangat kecil, tapi arsitek Szymon Hanzschar asal Polandia tetap berhasil membuat kamar tidur, dapur, ruang santai, kamar mandi dan ruang bekerja di sana.

Bahkan ada ayunan di dalam kamar tersebut sebagai tempat bersantai. Tapi jangan harap masing-masing kamar tersebut luas, nyatannya tetap sempit. Hanya cocok ditinggali seorang diri saja.

Itulah beberapa desain interior untuk apartemen minimalis. Jika Anda ingin membuat apartemen Anda seperti itu, bisa mengubungi Jasa Kontraktor Bangunan apartemen Bikin Rumah co id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 Jasa Kontraktor Jogja | Design Rumah - Konstruksi - Gedung Bertingkat