Tukang Gypsum Jogja Profesional dan Berpengalaman

Memiliki rumah impian yang kuat dan kokoh, merupakan dambaan setiap orang. Untuk mewujudkannya, tentu tidak bisa melakukannya sendiri. Anda akan memerlukan tukang gypsum Jogja. Dengan menggunakan jasa tersebut, maka proses pembangunan rumah menjadi lancar.

Peralatan yang Tukang Gypsum Jogja Gunakan

Sebelum melakukan pemasangan plafon gypsum, tukang gypsum Jogja akan mempersiapkan beberapa keperluan peralatan lengkapnya terlebih dahulu. Apalagi untuk memasang plafon harus tepat dan kuat, supaya hasil dan kekuatannya seimbang. Alat yang digunakan mereka antara lain :

  1. Meteran dan Waterpass

Peralatan yang tukang gypsum Jogja perlukan pertama, yaitu meteran. Alat ini memiliki panjang yang sangat bervariasi, namun biasanya mereka akan menggunakan meteran dengan panjang sekitar 10 meter. Kegunaannya, tidak lain adalah untuk mengukur lebar dan juga tinggi ruangan yang diplafon.

Tukang Gypsum Jogja

 

Kemudian, tidak ketinggalan juga alat waterpass yang seringkali berguna untuk dapat mengukur kerataan rangka hollow serta bagian papan plafon gypsum pada setiap bidang permukaan. Tujuan dari penggunaannya adalah supaya bisa menentukan elevasi seimbang di setiap sudut plafonnya.

  1. Bor dan Gunting Seng

Alat selanjutnya yang seringkali tukang gypsum Jogja gunakan, yaitu bor mesin. Sudah seharusnya alat ini ada, karena untuk melakukan pengerjaan pemasangan plafon gypsum supaya tepat. Apalagi bagi klien yang menginginkan penggunaan rangka hollow. Jadi, merakitnya memakai bor mesin.

Kemudian, alat gunting seng juga biasanya tukang gypsum Jogja gunakan untuk membuat rangka hollow. Itu karena jikalau menggunakan mesin grinda potong, tentu saja pengerjaannya akan sangat merepotkan. Gunting seng ini jauh lebih mudah dan efektif dalam memotong hollow tersebut.

  1. Scrap Dempul dan Kuas Cat Plafon

Alat scrap ini sangat berguna untuk proses pendempulan dalam penyambungan papan gypsum. Proses tersebut sebagai bagian finishing – nya, supaya hasil akhirnya lebih rapi dan rata. Proses pendempulannya juga tukang gypsum Jogja lakukan secara bertahap dan dilakukan 2x kerja.

Kemudian, ada kuat cat plafon / kuas roll untuk mengecat bagian plafon yang sudah selesai melalui tahapan proses pendempulan. Tujuannya, supaya plafonnya tampak lebih indah. Selain menggunakan kuas, tukang gypsum Jogja juga memakai pensil, gergaji list, cutter, palu dan lain-lain.

Proses Pemasangan Plafon Gypsum Oleh Tukang Gypsum Jogja

Sebagai tukang gypsum Jogja yang profesional dan sudah memiliki banyak pengalaman. Pihak tukang akan melalui beberapa tahapan yang seharusnya sebelum melakukan pemasangan plafon. Urutan tahapannya juga harus runtut, supaya hasilnya bagus dan papannya kuat / kokoh.

  1. Penyesuaian Elevasi Plafon Gypsum dan Memasang Wall Angle

Tahapan pertama yang tukang gypsum Jogja lakukan, yaitu menyesuaikan elevasi plafon gypsum. Lebih tepatnya mereka mengukur garis ketinggian pada langit di ruangan tersebut. Pihak tukang juga akan membuat 4 titik di setiap sudut ruangan klien menggunakan waterpass selang.

Kemudian, mereka menarik garis lurus dari 1 titik ke titik lain pakai tali pensil. Selanjutnya, memasang wall angle. Fungsinya sebagai penopang plafon gypsumnya. Lalu tukang gypsum Jogja akan memakai paku beton berukuran 2 – 3 cm untuk memasangkan wall angle di garis lurus.

  1. Pengukuran Ulang dan Memasang Bentangan Hollow Di Bagian Tengah

Setelah seluruh dinding ruangan telah terpasang wall angle / rangka hollow. Cara pemasangan plafon gypsum selanjutnya, yaitu dengan mengukur luas ruangannya. Pengukurannya akan tukang gypsum Jogja mulai dari pinggiran dinding 1 ke sisi lain secara berurutan.

Setelah mengukur, langkah selanjutnya tukang gypsum Jogja akan memasang rangka hollow plafonnya. Sebelum memasangnya, akan dilakukan pengukuran kembali panjang di tiap tanda. Tujuannya, supaya hasilnya tepat dan ukurannya sesuai.

Baca juga Kontraktor Yogyakarta: Apa Saja Layanannya?

  1. Memasang Bentangan Hollow Bagian Atas dan Buat Gantungan Rangka Hollow

Setelah selesai memasang hollow bagian tengah, selanjutnya akan dilanjut dengan dengan melakukan pemasangan hollow bagian atas. Bentang ini sendiri memiliki fungsi, yaitu sebagai penguat serta mengunci hollow bawah supaya tidak mudah goyang. Jadi, pemasangannya harus tepat.

Selanjutnya, membuat gantugan rangka hollow di bagian atas serta bawah ke dalam rangka atap rumah klien. Pihak tukang gypsum Jogja akan membuatnya dengan menggunakan jarak sekitar 80 cm, 100 sampai dengan 120 cm. Semakin rapat jaraknya, akan makin kokoh juga rangka plafonnya.

  1. Memasang Papan Gypsum dan Finishing

Langkah selanjutnya yang tukang gypsum Jogja lakukan, yaitu melakukan pemasangan papan gypsum. Papan yang ukurannya sudah sesuai, bisa langsung dipasangkan dengan menggunakan sekrup gypsum khusus pada jalur rangka hollow bagian atas dan juga bawah.

Kemudian, lanjut ke bagian finishing atau tahapan akhir. Pekerjaan tukang gypsum Jogja dalam tahapan ini, mereka akan melakukan pendempulan serta pengecatan. Tujuannya, supaya tampilannya halus serta dapat menghilangkan sambungan di palfon gypsum.

Seperti itulah penjelasan secara detail dan lengkap, mengenai tukang gypsum Jogja. Sesuai pembahasannya, Anda kini telah mengetahui bahwa tugas seorang tukang pemasangan plafon gypsum itu masih melalui beberapa tahapan yang tentu harus mereka lakukan secara teliti dan urut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 Jasa Kontraktor Jogja | Design Rumah - Konstruksi - Gedung Bertingkat